PSI Usul Warga Jakarta Mau Divaksin Diberi Rp150 Ribu

Posted on



Jakarta, CNN Indonesia —

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan insentif Rp150 ribu bagi warga yang telah melakukan vaksinasi covid-19. Usulan tersebut diminta untuk masuk dalam revisi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Anggota Fraksi PSI Anthony Winza mengatakan, dalam menangani pandemi ini membutuhkan pendekatan berbeda, terutama untuk mempercepat program vaksinasi demi segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity

“Pemberian insentif tunai bagi masyarakat yang divaksin dengan nilai minimal Rp150.000, atau lebih untuk mempercepat tercapainya herd immunity,” kata Anthony dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/7).

Menurut dia, pendekatan untuk mengubah perilaku masyarakat tidak bisa hanya dilakukan dengan memberikan efek. Ia menilai sudah seharusnya pendekatan yang dilakukan harus mencari win-win solution dengan memberikan insentif.

Ia menambahkan, Pemprov DKI juga dapat memberikan potongan pajak atau retribusi daerah kepada perusahaan-perusahaan yang dapat memastikan 85 karyawannya sudah menerima vaksin dosis pertama dan kedua.

“Hanya karyawan yang sudah divaksin yang diperbolehkan untuk Work from Office (WFO) dalam hal bidang usahanya diperbolehkan melakukan WFO oleh ketentuan yang berlaku dengan pengecualian bagi yang menurut surat keterangan dokter tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin,” jelas Anthony.

Selain itu, PSI juga menyarankan agar tempat-tempat dan fasilitas umum yang memiliki risiko tinggi penularan, seperti transportasi publik, hanya dapat diakses oleh masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi.

“Pengecualian bagi yang menurut surat keterangan dokter tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin,” imbuhnya.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, sampai dengan Rabu (21/7), jumlah orang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama di Jakarta mencapai 6.652.011 orang. Sementara, untuk jumlah vaksin dosis kedua baru mencapai 2.021.780 orang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya berharap dapat lebih cepat mencapai target vaksinasi 8,8 juta warga. Oleh sebab itu, pihaknya telah menerapkan sejumlah program untuk mengakselerasi capaian vaksinasi di Ibu Kota.

Sejumlah program vaksinasi yang digagas Pemprov DKI Jakarta di antaranya mobil keliling, hingga target 1.000 orang divaksin per hari di setiap kelurahan.

Dari data vaksinasi Kemenkes, DKI Jakarta saat ini menempati posisi teratas daerah yang sudah menjalankan vaksinasi tahap dua yakni sebanyak 23,69 persen. Namun untuk vaksinasi tahap 1 DKI berada di bawah Bali dengan perolehan 76,25 persen.

Sementara Bali untuk vaksinasi tahap 2 ada di angka 22,74 (posisi 2) dan vaksinasi tahap 1 ada di angka 84,17. 

Daerah terendah vaksinasi adalah Lampung 8,7 persen untuk vaksinasi tahap 1, dan 4 persen untuk vaksinasi tahap 2. 

(sur/sur)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *