Penyerang Napoli : Gagal ke Liga Champions Lebih Menyakitkan Ketimbang Batal ke Euro

Posted on


Gilabola.com – Matteo Politano mengakui lebih menyakitkan ketika Napoli gagal lolos ke Liga Champions daripada kehilangan tempat di skuad Italia di Euro 2020, tetapi Luciano Spalletti mendesak para pemain dan fans untuk move on dari kegagalan itu.

Memang itu adalah kegagalan yang menyakitkan bagi Napoli. Mereka memasuki pekan terakhir Serie A atau matchday ke-38 dengan berada di urutan keempat, unggul satu poin dari Juventus yang berada di urutan kelima.

Sayangnya di pekan terakhir Partenopei secara mengejutkan malah tertahan dengan skor imbang 1-1 melawan tamunya Hellas Verona di Stadion Diego Maradona, saat Juventus menang 1-4 di kandang Bologna dan akhirnya menyalip tim Naples itu untuk menyegel tiket terakhir ke Liga Champions. Sebagai gantinya Napoli harus puas hanya akan berlaga di Liga Europa bersama Lazio.

Sementara itu, penyerang Matteo Politano sempat masuk dalam 33 skuad sementara Italia untuk Euro 2020 sebelum namanya kemudian tersisih saat manajer Roberto Mancini memangkas skuadnya menjadi hanya 26 pemain saat Azzurri terus melenggang untuk menjadi kampiun Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah.

Selama tanya jawab di kamp pelatihan Napoli, Matteo Politano ditanya apakah dia lebih kecewa dengan kegagalan timnya ke Liga Champions atau ketika dia dikeluarkan dari skuad Italia untuk Euro 2020. Dia menjawab, “Lebih menyakitkan untuk Napoli, karena kami benar-benar memberikan semua yang kami miliki.”

Channel Gilabola di Youtube

“Pertandingan yang buruk bisa terjadi, ada banyak klub besar yang kehilangan poin melawan tim yang lebih kecil musim lalu dan sayangnya begitulah yang terjadi, tetapi saya yakin kami akan menebusnya di masa depan.”

Sementara itu, manajer anyar Napoli Luciano Spalletti yang masuk menggantikan Gennaro Gattuso kini mengajak timnya untuk move on dari kegagalan masa lalu tersebut dan meyakinkan para fans bahwa mereka perlu bangkit untuk menghadapi musim baru.

“Kami harus berhenti membicarakan pertandingan melawan Verona, karena kami tidak bisa mengubahnya sekarang. Itu sudah menjadi masa lalu dan kami tidak bisa kembali. Lebih baik memikirkan tes berikutnya, itulah yang harus disadari oleh para pemain dan fans,” tegas manajer berusia 62 tahun itu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *