Epidemiolog Sebut 1 dari 2 Orang di Jakarta Sudah Terinfeksi Covid-19

Posted on


EPIDEMIOLOG Universitas Indonesia Tri Yunis Miko mengatakan kondisi kasus covid-19 di Indonesia saat ini sudah genting. Menurutnya, di Jakarta saja satu di antara dua orang sudah terinfeksi covid-19.

“Sekarang perbandingannya satu banding dua di Jakarta atau satu banding tiga di luar Jakarta. Sekarang adalah tahap yang genting,” katanya dalam journalist on duty Media Indonesia yang bertajuk setelah PPKM diperpanjang, Rabu (21/7).

Terkait PPKM yang diperpanjang hingga 25 Juli, dia pun menyayangkan langkah yang diambil pemerintah itu. Ia menilai tidak cukup jika PPKM hanya diperpanjang sampai 25 Juli. “Tidak cukup, semuanya harusnya terukur,” katanya.

Menurutnya, pemerintah harus mengukur indikator partisipasi masyarakat. Jika itu tidak dilakukan, intervensi apapun akan jadi sia-sia saja. Masyarakat, katanya, harus berpartisipasi 100%.

“Kalau semuanya di rumah, ngga pergi, diam di rumah selama 2 minggu, saya jamin kasus covid akan menurun,” ucapnya.

Baca juga : Jawa-Bali Masih Tinggi Resiko Penularan Covid-19

Pada kesempatan yang sama, Lurah Lenteng Agung Bayu Pasca Soengkono merasakan manfaat adanya PPKM darurat. Dikatakannya, seminggu sebelum PPKM darurat ada 450 kasus aktif. Dengan adanya PPKM darurat itu bisa mengurangi kasus di Lentang Agung.

Ia pun setuju bahwa dalam menghadapi covid-19 saat ini diperlukan kerja sama dari semua pihak, baik elemen masyarakat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

“Kalau kita tidak sama-sama, mau PPKM darurat diperpanjang sampai sebulan pun, saya yakin covid ini tidak akan mereda atau tidak akan tertangani, bahkan semakin banyak yang akan terpapar covid,” tuturnya.

Terkait vaksinasi di Lenteng Agung sendiri, terangnya, masih perlu kerja keras untuk mencapai target 90%. “Kita baru di angka 55% tercapai. Kita keterbatasan nakes,” ucapnya. (OL-7)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *