Bos BCA Sebut PPKM Darurat Bikin Penyaluran Kredit Melambat

Posted on



Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat penyaluran kredit terganggu. Hal ini tampak dari penurunan kredit konsumen, padahal sebelumnya sempat ada tanda-tanda perbaikan. 

“Saya pikir, PPKM mau tidak mau suka tidak suka harus dijalankan, tapi di sisi lain, seperti buah simalakama, kredit konsumen yang tadinya sudah mulai meningkat dalam KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KKB (Kredit Kendaraan Bermotor), tapi dengan adanya situasi pengetatan ini, mobilitas masyarakat berkurang, transaksi itu tidak terjadi,” kata Jahja, saat Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (22/7/2021). 

Namun Jahja optimistis situasi akan berubah dan akan kembali membaik seperti di periode Januari-Februari. BCA, lanjut Jahja, tidak terlalu fokus pada korporasi dan infrastruktur. Bahkan BCA sedang mengurangi porsi kredit infrastruktur.

“Kredit infra sekarang hampir tidak ada, padahal yang ada itu cicilannya jalan terus mengurangi oustanding balance, kalau ada kredit baru kejar kejaran seperti hamster. Kita belum bisa memproyeksikan, tidak tahu kapan ini (pandemi covid dan PPKM) berakhir,” lanjut Jahja.

Pada semester II, lanjut Jahja, prospek penyaluran kredit sulit diprediksi, tapi ada beberapa sektor korporasi yang prospektif, khusus di sektor komoditas dimana harga komoditas saat ini membaik.

“Tapi kita tidak bisa mengeyampingkan bisnis yang berorientasi ekspor, di korporasi lumayan, komoditas harganya relatif membaik, apakah dari CPO (crude palm oil), pertambangan, bisnis logistik, transportasi akan berjaya,” kata Jahja.

Jahja menyebutkan, 46% dari total nilai kredit korporasi BCA disalurkan ke perusahaan yang berorientasi ekspor. Sementara kredit untuk komersial, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sedang turun. Dalam situasi seperti ini sulit diprediksi akan kembali normal. 

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *