1.152 Siswa SMK Dapatkan Dukungan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship

Posted on


Starbucks kembali menunjukkan komitmennya untuk memberikan dukungan dan kepeduliannya terhadap masyarakat Indonesia lewat program kewirausahaan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship.

Bermitra dengan organisasi non-profit Prestasi Junior Indonesia, program ini bertujuan untuk membekali dan mempersiapkan generasi muda penerus bangsa dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan melalui metode interaktif pembelajaran jarak jauh.

Sebelumnya, program Starbucks Creative Youth Entrepreneurship sudah pernah dilaksanakan di Indonesia pada awal tahun 2019 dalam rangka merayakan bulan kebaikan yang diperingati oleh Starbucks secara global atau yang lebih dikenal dengan Global Month of Good di setiap bulan April. Program ini menerima sambutan dan respon positif dari partner (karyawan) Starbucks, pelanggan, maupun masyarakat sehingga akhirnya program ini kembali dilaksanakan di tahun ini dengan jangkauan yang lebih luas. Melalui program Starbucks Creative Youth Entrepreneurship yang dimulai pada Juli hingga November 2021, lebih dari 200 partner (karyawan) Starbucks akan terlibat untuk membantu memfasilitasi dan membimbing 1.152 siswa dari Sekolah Menengah Keujuruan (SMK) di Bali, Batam, Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Di tengah situasi saat ini, salah satu fokus pemerintah di tahun 2021 adalah melakukan pemulihan ekonomi lewat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Indonesia saat ini juga tengah memasuki jendela peluang yang bisa menjadi bonus demografi karena lebih dari 70% penduduk Indonesia merupakan penduduk usia produktif. Namun, data dari Badan Pusat Statistik pada Februari 2021 menunjukkan bahwa persentase pengangguran masih terbilang tinggi, bahkan lulusan SMK mencapai 11,45%.

“Di Starbucks, kami memiliki misi untuk terus menginspirasi dan memupuk semangat kemanusiaan di tengah masyarakat tempat kami berada. Hal tersebutlah yang mendorong kami untuk terus berkontribusi dan memberikan dampak sosial yang positif kepada masyarakat Indonesia. Menyadari keadaan saat ini yang begitu dinamis, kami berharap melalui program Starbucks Creative Youth Entrepreneurship dapat membantu para siswa SMK yang merupakan generasi penerus bangsa agar tidak hanya siap untuk bekerja pada saat mereka lulus, tetapi juga mampu berwirausaha. Melalui pelatihan dan pembekalan keterampilan kewirausahaan yang diberikan oleh mitra kami, Prestasi Junior Indonesia, kami bercita-cita agar generasi penerus bangsa memiliki pendidikan serta keterampilan yang dibutuhkan dunia industri dan menjadi penggerak ekonomi,” jelas Anthony McEvoy, pemimpin PT Sari Coffee Indonesia, pada saat konferensi pers virtual, Kamis (22/7).

Robert Gardiner, pendiri dan penasihat akademik untuk Prestasi Junior Indonesia, melanjutkan, “Kami sangat senang untuk dapat berkolaborasi kembali dengan Starbucks. Meskipun tahun ini kegiatan harus dilakukan secara daring, ternyata kami justru dapat menjangkau siswa lebih luas dengan dilakukan di enam kota secara serempak. Lewat pembelajaran yang kami berikan serta semangat dan keterlibatan para partner (karyawan) Starbucks dalam membantu dan berbagi dengan para siswa SMK, kami optimistis dapat menginspirasi dan memberikan manfaat kepada generasi muda untuk menjadi pribadi yang kreatif dan mandiri sehingga berwirausaha dapat menjadi pilihan profesi yang mereka pertimbangkan untuk mencapai masa depan yang lebih baik.”

Dr Bakrun, Direktur SMK, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menambahkan, “Saat ini kami terus mendorong anak-anak muda, khususnya siswa SMK, untuk berwirausaha. Ini bisa dimulai dengan hal-hal sederhana melalui kreativitas yang dimiliki, hingga usaha yang lebih besar dan pada akhirnya mampu membuka lapangan pekerjaan baru. Oleh sebab itu, kami sangat mendukung program ini karena sejalan dengan tujuan dari SMK itu sendiri, yaitu mendidik siswa untuk bisa Bekerja, Melanjutkan dan Berwirausaha. Melalui program ini kami berharap dapat melahirkan wirausahawan muda dari SMK.” (OL-12)

 






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *